Mahasiswa Semester VIII Sastra Inggris Pentaskan Drama: Tampil Maksimal, Pementasan Mengesankan

Mahasiswa Semester VIII Sastra Inggris Pentaskan Drama: Tampil Maksimal, Pementasan Mengesankan




Pementasan drama mahasiswa semester VIII Sastra Inggris STIBA Saraswati Denpasar tahun akademik 2017/2018 berlangsung meriah dan mengesankan. Pementasan drama yang diadakan pada Rabu, 23 Februari 2018 bertempat di Auditorium Saraswati di Kampus I (Kamboja) melibatkan mahasiswa prodi Sastra Inggris semester VIII yang pada semester ganjil (VII) tahun akademik 2017/2018 mengambil mata kuliah drama. Seperti telah menjadi tradisi di tahun-tahun sebelumnya, luaran mata kuliah drama berupa pementasan (performance) yang diikuti semua mahasiswa di masing-masing kelas. Tahun ini ada lima kelas yang mementaskan drama yaitu semester VIII A, B, C, D dan E.

Penampilan mahasiswa ditunjang dengan tata panggung yang khusus disiapkan untuk pertunjukan drama sehingga memberi suasana teatrikal yang kental. Hal ini dimaksudkan supaya penampilan dan penyampaian cerita dalam drama dapat disampaikan secara utuh. Menurut dosen pengampu mata kuliah drama, Dr. Desak Putu Eka Pratiwi, S.S, M.Hum dan I Wayan Juniartha, S.S, M. Hum, persiapan pentas mahasiswa sudah dilakukan jauh sebelumnya. “Pementasan sudah disiapkan sejak awal perkuliahan, saat mahasiswa mulai menempuh mata kuliah drama dan belajar teori tentang drama. Latihan juga dilakukan dengan mendengar pengarahan dosen dan konsultasi intensif mengenai naskah drama dan hal-hal teknis lainnya, “ ungkap kedua dosen yang akrab disapa Ms Desak dan Mr Junet ini.

Penampilan mahasiswa ditunjang dengan tata panggung yang khusus disiapkan untuk pertunjukan drama sehingga memberi suasana teatrikal yang kental. Hal ini dimaksudkan supaya penampilan dan penyampaian cerita dalam drama dapat disampaikan secara utuh. Menurut dosen pengampu mata kuliah drama, Dr. Desak Putu Eka Pratiwi, S.S, M.Hum dan I Wayan Juniartha, S.S, M. Hum, persiapan pentas mahasiswa sudah dilakukan jauh sebelumnya. “Pementasan sudah disiapkan sejak awal perkuliahan, saat mahasiswa mulai menempuh mata kuliah drama dan belajar teori tentang drama. Latihan juga dilakukan dengan mendengar pengarahan dosen dan konsultasi intensif mengenai naskah drama dan hal-hal teknis lainnya, “ ungkap kedua dosen yang akrab disapa Ms Desak dan Mr Junet ini.

Lima naskah drama ditampilkan pada saat itu adalah Jayaprana lost in Italy (VIIA), Sangkuriang, The Legend of Mt. Tangkuban Perahu (VII B), The Monkey King (VII C), The Magical Power (VII D) and The Prodigious Mission (VII E).  Proses menuju pementasan membawa cerita tersendiri, mulai dari latihan dalam berdialog antartokoh yang dilakukan secara serius, proses latihan intensif yang dilalui dengan beberapa kendala kehadiran dan kekompakan seluruh kelas, juga penjiwaan dari para mahasiswa terhadap tokoh yang diperankan. Akhirnya, tampilan maksimal dapat disuguhkan dari segi tata panggung, tata musik dan tata cahaya yang baik. Hal ini dimungkinkan terjadi berkat koordinasi antarmahasiswa di masing-masing kelas.

Selain penampilan maksimal di panggung, hal mengesankan yang terjadi adalah kebersamaan dan kekompakan mahasiswa sehingga pementasan di akhir perkulihan mata kuliah drama dapat berjalan dengan baik. Dalam kebersamaan menyelesaikan tugas akhir ini pastinya ada riak-riak yang menguji kekompakan mahasiswa. Saat itulah mahasiswa dapat merasakan bagaimana mengambil nilai positif untuk saling mengapresiasi dan membentuk kebersamaan dalam satu tim kerja. Nilai-nilai seperti ini sesungguhnya adalah juga character building yang dapat terbawa hingga ke dunia kerja nantinya.



Setelah semua naskah dipentaskan, acara ditutup dengan pengumuman dari dosen pengampu drama, Desak Eka dan Juniartha yang menyampaikan apresiasi untuk kerja keras dan hasil yang telah ditunjukkan. Terpilih sebagai aktor terbaik, Bayu dari VIII E dan Nova sebagai aktris terbaik yang mewakili tim kelas VIII B. Masing-masing memerankan tokoh dalam drama The Prodigious Mission (Bayu) dan Dayang Sumbi (Nova). Tim drama yang mewakili kelas juga memperoleh penghargaan dalam penataan kostum, musik, dan pementasan terbaik. Penonton dari dosen dan mahasiswa semester VI, IV dan II sangat menikmati penampilan drama malam itu, kesuksesan yang dapat menjadi contoh untuk penampilan di tahun-tahun yang akan datang (sj).


Back to Top