Kunjungan Kerja ke Jepang

Kunjungan Kerja ke Jepang

Catatan perjalanan kunjungan kerja ke Jepang (undangan dari Manabi Japanese Language Institute, penjajakan kerja sama dan kunjungan mahasiswa yang sedang intership (program kerja sama STIBA dan JIPA).

 

  1. Manabi Japanese Language Institute, Senin 12 Maret 2018 (Ueda, Nagano)
Bertemu dengan Presiden Manabi, Mr. YOKOSAWA Yasuo, HATADA sensei dan Principal Nagano College, Ms. HORIUCHI Yukiji. Pertemuan diisi dengan perbincangan seputar kerja sama yang telah terjalin dan Presiden Manabi yang mengapresiasi hubungan baik antara Manabi dan STIBA Saraswati Denpasar. Presiden Manabi juga menyampaikan bahwa hubungan yang telah terjalin baik antara STIBA dan Manabi dapat terus ditingkatkan. Bagi pihak Manabi, Indonesia menjadi bagian dari sejarah berdirinya Manabi di tahun 2004 saat sejumlah mahasiswa Indonesia yang ada di Bandung sangat tertarik belajar bahasa Jepang dan potensi yang dimiliki para mahasiswa itu sangat baik. Dalam kunjungan juga ditunjukkan dokumentasi yang dimiliki oleh Manabi berupa rekaman kegiatan pembelajaran bahasa Jepang. Kegiatan belajar bahasa Jepang terintegrasi dengan pembelajaran yang membuat para mahasiswa Manabi juga bisa saling berinteraksi mengenal budaya Jepang.  Dalam kesempatan ini STIBA menyatakan rasa terima kasih telah diundang dan melihat langsung kampus serta kegiatan belajar yang ada sehingga nantinya dapat digunakan sebagai referensi untuk terus mengembangkan kerja sama, misalnya membantu perekrutan mahasiswa yang ingin kuliah di Manabi dalam rangka memperdalam bahasa Jepangnya.
Kunjungan juga disertai dengan peninjauan pada asrama mahasiswa yang dimiliki Manabi. Ada berbagai jenis kamar dalam asrama yang tersedia, sesuai dengan luas dan fasilitas yang tersedia berkisar antara Rp 3-5 juta per kamar, per bulan (konversi dari Yen Jepang) yang bisa digunakan untuk dua orang jika mahasiswa ingin biaya studi lebih ringan.
Kunjungan diakhiri dengan penyerahan cinderamata STIBA dan pemberian perlengkapan khas Jepang dari pihak Manabi yang dapat digunakan nanti pada saat festival budaya Jepang (Bunkasai) di STIBA.   
 
  1. Manabi Japanese Language Institute (Tokyo Campus) 13 Maret 2018 (Tokyo)
Bertemu dengan Principal Manabi Tokyo Campus, Mr. OKI Hidehiro, bersama bagian kerja sama, HATADA sensei. Pertemuan diisi dengan perbincangan seputar kerja sama yang telah terjalin antara Manabi dan STIBA Saraswati Denpasar. Principal Manabi menyampaikan bahwa hubungan yang telah terjalin baik antara STIBA dan Manabi dapat terus ditingkatkan dan diharapkan nantinya mahasiswa STIBA ada yang tertarik memperdalam bahasa Jepangnya di Manabi dan belajar di kampus di Tokyo. Dalam perbincangan, STIBA kembali memberi apresiasi pihak Manabi yang telah mengundang juga mengambil nilai-nilai positif dari sejumlah program yang ada di Manabi seperti yang disampaikan pada hari pertama kunjungan di kampus Nagano.
 
Dalam kunjungan, peninjauan fasilitas dilakukan dan suasana belajar juga diobservasi. Dari sejumlah kelas terlihat suasana belajar interaktif yang ditujukan untuk meningkatan kemampuan penguasaan bahasa Jepang mahasiswa dan mengejar nilai “JLPT” mencapai N2, bahkan bisa juga mencapai N1 sebagai bekal jika ingin bekerja dan melanjutkan ke studi yang jenjang lebih tinggi di Jepang, misalnya ke level pendidikan undergraduate (S1) atau magister (S2). Sejumlah mahasiswa Manabi bahkan ada yang lulus dalam pendaftaran mahasiswa di beberapa kampus bergengsi di Tokyo dan Osaka.
Kembali dalam kunjungan hari kedua di Manabi yang meninjau kampus di Tokyo, STIBA menyatakan rasa terima kasih telah diundang dan melihat langsung kampus serta kegiatan belajar yang ada sehingga nantinya dapat digunakan sebagai referensi untuk terus mengembangkan kerja sama. Kesempatan mewawancarai seorang mahasiswa Indonesia yang bernama Stefanus dari Surabaya juga memberi banyak informasi berguna bagi mahasiswa STIBA nantinya yang ingin melanjutkan studinya di Manabi. Wawancara juga menggali informasi mengenai part time job dan gaji yang biasa diterima serta biaya hidup di Tokyo selama memperdalam bahasa Jepang di Manabi.  
 
Kunjungan diakhiri dengan penyerahan cinderamata STIBA sebelum melanjutkan perjalanan menuju Nara Prefektur untuk menjajaki kerja sama dengan Nara Prefectural University.  
 
  1. Nara Prefectural University 14 Maret 2018 (Nara)
Bertemu dengan Manager Global Communication Centre, Ms NORIKO Sakuta, Yakushi Sensei (Faculty Member, a Lecturer of Tourism Development), Prof. Masato Horino, Trustee and Director of Administration, Mr. Yoshinori Hayashi.
 
Pertemuan diisi dengan perbincangan seputar rencana kerja sama yang dapat dijajaki antara Nara Prefectural University dan STIBA Saraswati Denpasar. Pihak Nara Prefectural University mempunyai ketertarikan dalam kerja sama bidang pengembangan pariwisata dan ilmu-ilmu sosial lainnya karena kampus Nara ini merupakan universitas yang memiliki satu fakultas bidang ilmu sosial berupa “Faculty of Regional Promotion” dengan Department of “Regional Creation” yang terimplementasi dalam bidang-bidang ilmu sosial seperti Urban Culture, Culture, Tourism Creation, Community Design dan Regional Economy.” Kerja sama yang telah terjalin antara Nara Prefectural University dengan sejumlah kampus antara lain Shanghai Normal University, Kyonggi University Korea, Kainan University (Taiwan) , UPI Bandung (Indonesia) dan sejumlah universitas di Australia, Canada dan USA.
Dalam penjajakan ini dibicarakan kemungkinan bahwa mahasiswa STIBA dan Nara dapat terlibat dalam exchange program karena Nara Prefectural University punya program yang memberi kesempatan mahasiswa asing untuk belajar selama satu semester atau bisa juga setahun dalam program pendalaman studi yang diinginkan (yang ada di Nara Prefectural University) juga memperdalam bahasa Jepang. Selain itu, salah seorang dosen yang terlibat dalam pembicaraan/pertemuan dalam penjajakan ini, Mr. Yakushi dosen dalam program tourism development tertarik mengajak mahasiswanya dalam grup terbatas untuk datang ke STIBA selama satu atau dua minggu untuk memperdalam budaya, pengenalan bahasa, mengenal pengelolaan pariwisata  (semacam program short course atau summer course yang telah direalisasikan selama ini dengan mahasiswa Hyogo dan Fukuyama).
 
Pihak Nara melalui Ms Sakota ingin segera mempersiapkan MoU (dalam bahasa Inggris), dan seorang Professornya, Prof.Arai akan berkunjung ke Indonesia dalam waktu dekat (Maret-April 2018) untuk membicarakan program-program kerja sama antara STIBA dan Nara Prefectural University lebih jauh lagi.    
 
 
  1. Pertemuan Informal dengan Miki Sensei dari Hyogo University (14 Maret 2018)
Pertemuan membahas seputar rencana-rencana pengembangan yang bisa dilaksanakan sebagai kontinuitas program yang ditangani Miki Sensei di Hyogo University dan telah berlangsung selama ini di STIBA Saraswati Denpasar.
 
  1. Kunjungan ke Coganoi Bay Hotel Shirahama, Wakayama (15 Maret 2018)
Kunjungan dilakukan setelah penjajakan kerja sama dengan Nara Prefectural University. Mahasiswa yang melakukan internship, program realisasi dengan JIPA adalah Siskayanti, mahasiswa STIBA Saraswati Denpasar yang melakukan magang kerja selama setahun di  Coganoi Bay Hotel Shirahama, Wakayama. Acara kunjungan diisi dengan melihat langsung situasi dan tempat kerja Siska yang merupakan sebuah hotel sekelas bintang 5 di Bali. Wawancara dilakukan dengan Siska yang menyatakan bahwa program internship sangat mendukung peningkatan penguasaan bahasa Jepangnya dengan suasana kerja yang baik juga faslitas tempat tinggal yang memadai. Penghasilan yang diterima juga cukup baik sehingga Siska dapat mengembalikan biaya berupa modal yang sempat dikeluarkan sebelum magang serta mmapu juga berhemat dengan menabung dan memberi kiriman pada orang tuanya.


Back to Top