Sejarah Singkat

Yayasan PR Saraswati Denpasar yang sejak semula bergerak di bidang pendidikan didirikan pada tanggal 8 Desember 1946 dengan Akte Notaris NO. 111 oleh Yth. Bapak DR. I Gusti Made Tamba (Almarhum) dan Yth. Bapak I Gusti Putu Mertha (Almarhum) dan berkedudukan di kota Madya Dati II Denpasar, Provinsi Dati I Bali.

Untuk pertama kalinya didirikan IKIP Saraswati Denpasar pada tanggal 8 Agustus 1963 yang kemudian mendapat Status Terdaftar SK Menteri P dan K No. 134/B.SWT/P/1965, tanggal 2 Desember 1965 yang meliputi Jurusan Sejarah Antropologi dan Jurusan Bahasa Inggris. Sebagai langkah selajutnya didirikan ABA Saraswati Denpasar (yang pertamakalinya) pada tanggal 28 Agustus 1973 dan kemudian mendapat Status Terdaftar SK Menteri P dan K RI No. 75/DPT/1973 pada tanggal 3 September 1973 dengan satu jurusan yakni: Bahasa Inggris.

Berdasarkan SK Menteri P dan K RI No. 0109/O/1979, tanggal 2 Juni 1979 IKIP Saraswati Denpasar dengan Status Terdaftar dikembangkan sehingga didirikan menjadi Fakultas Keguruan Ilmu & Sastra Seni, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Fakultas Imlum Eksakta Jurusan Ilmu Hayat. Dan selanjutnya berdasarkan SK Menteri P dan K RI No. 091/O/1982 tanggal 8 Maret 1982 diadakan penggabungan antara IKIP Saraswati Denpasar dengan ABA Saraswati Denpasar menjadi Universitas Mahasaraswati Denpasar dengan Status Terdaftar.

Dengan maksud untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan Sektor Kepariwisataan di Provinsi Dati I Bali yang merupakan Aset Devisa Negara yang cukup tinggi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, sudah tentu sangat dibutuhkan tenaga-tenaga ahli yang terampil dan terdidik di dalam penguasaan Bahasa Asing.

Maka berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI no.090/D/O/1994, tanggal 19 Agustus 1994 Yayasan PR Saraswati Denpasar mendirikan ABA Saraswati Denpasar (yang keduakalinya) dengan Status Terdaftar untuk jenjang D.III Program Studi Bahasa Inggris, Program Studi Bahasa Jepang, Program Studi Bahasa Perancis, Program Studi Bahasa Jerman. Dengan moto "Dengan Menguasai Bahasa Asing Dapat Menguasai Dunia", ABA Saraswati Denpasar adalah suatu Lembaga Pendidikan Tinggi yang berada dalam pembinaan Yayasan Peruguruan Rakyat Saraswati Denpasar seperti halnya PTS lainnya, ABA Saraswati Denpasar secara administrasi dan akademik berada di bawah pembinaan Depdiknas melalui Kopertis Wilayah VIII Denpasar.

Sejak ABA Saraswati Denpasar berdiri tanggal 19 Agustus 1994 Kepemimpinan Direktur yang pertama dijabat oleh Bapak Drs. I Made Sukamerta, namun pada tahun 1995-1998 oleh karena Drs. I Made Sukamerta melanjutkan Pendidikan S2 di IKIP Malang, maka Yayasan PR Saraswati Denpasar menujuk Bapak Drs. Wayan Maba sebagai pelaksana harian Direktur untuk mengkoordinasikan kegiatan Tri Dharma PerguruanTinggi di ABA Saraswati Denpasar dan pada tanggal 10 Januari 2001, kembali Bapak Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. dilantik oleh Yayasan menjadi Direktur ABA Saraswati Denpasar Periode II tahun 2001-2005.

Melalui proses yang cukup singkat, maka pada tahun 1995 ABA Saraswati Denpasar telah berhasil melaksanakan Ujian Negara untuk pertama kalinya dan pada tahun 1997 ABA Saraswati Denpasar telah berhasil melaksanakan Wisuda Ahli Madia Bahasa Asing (Bahasa Inggris sebanyak 10 orang dan Bahasa Jepang sebanyak 8 orang).

Kampus ABA Saraswati Denpasar berlokasi di Jalan Kamboja Denpasar (menjadi satu dengan Universitas Mahasaraswati Denpasar) mula-mula memiliki 6 ruang kuliah, 1 ruang lab bahasa, dan 1 ruang Direktur bergabung dengan Pembantu Direktur dan Staf Administrasi.

Satu langkah maju yang juga berhasil diwujudkan Pendirian Kampus berlatai 4 bertempat di jalan Kamboja. Dengan kepemimpinan Bapak Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. untuk periode kedua, terjadi penambahan ruang kuliah menjadi 8 ruangan, lab bahasa 1 ruangan, perpustakaan 1 ruangan, ruang baca 1 ruangan, dan 1 ruangan kantor untuk ruang Direktur serta staf.
Seiring dengan pembangunan fisik, ABA Saraswati juga mendapat bantuan tenaga Dosen dipekerjakan berjumlah 1 orang untuk program Studi Bahasa Inggris. Untuk memenuhi Keputusan Mendikbud No. 234/U/2000, maka Yayasan mengangkat Dosen Yayasan untuk Program Studi Bahasa Inggris berjumlah 6 orang dan Program Studi Bahasa Jepang berjumlah 6 orang. Kegiatan perkuliahan dilaksanakan jam 18.00-21.45 WITA, dari hari Senin sampai dengan hari Jumat.

Peningkatan Status dari ABA menjadi STIBA dipandang sangat sesuai dengan makin meningkatnya kebutuhan dari bursa tenaga kerja yang makin menuntut tingkat pendidikan lebih tinggi. Peningkatan status ABA menjadi STIBA ini ditetapkan dengan keputusan Mendiknas Nomor 182/DO/2003. Dalam keputusan ini, STIBA Saraswati Denpasar ditetapkan dapat melaksanakan 3 program studi yaitu : Program Studi Bahasa Inggris (DIII), Program Studi Bahasa Jepang (DIII), dan Program Studi Sastra Inggris ( S1 )

Setelah dua tahun perjalanan S1 Sastra Inggris di STIBA Saraswati Denpasar, hal yang tentu saja sangat menggembirakan adalah dengan diprolehnya izin penyelenggaraan program studi S1 Sastra Jepang, dengan surat izin penyelenggaraan program studi S1 Sastra Jepang No. 3367/D/T/2006. Sehingga, secara rinci program studi yang dibuka oleh STIBA Saraswati Denpasar adalah :
  1. Program Studi Sastra Inggris (S1)
  2. Program Studi Sastra Jepang (S1)
Back to Top